ImageSERING GEMETAR KARENA MENAHAN LAPAR, BANTU MBAH PA...
Image

SERING GEMETAR KARENA MENAHAN LAPAR, BANTU MBAH PARNO BERJUANG

Rp 3.223.372 terkumpul dari Rp 100.000.000
124 Donasi sudah berakhir

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Keterangan

“Dari pagi sampe sore belum ada yang laku mba, makanya saya makanin kerupuknya, perut juga sudah lapar”  tutur mbah Suparno (55 tahun)

Memiliki kekurangan fisik tidak semata-mata menjadikan sebuah alasan untuk berpangku tangan, sosok pria tua memiliki kebutuhan khusus yaitu Mbah Suparno memiliki keistimewaan penyandang disabilitas sejak lahir. Namun mbah Suparno tak memiliki rasa pantang menyerah dalam menjalani hidupnya. Mbah Suparno berkata “Walaupun fisik saya seperti ini, saya paling anti untuk menjadi seorang pengemis dipinggir jalan” 

Mbah Suparno dalam kesehariannya hanyalah seorang penjual kerupuk keliling. Dengan jalan yang tertatih tidak menggunakan alas kaki, kaki yang bengkok dan dibantu dengan tongkat yang terbuat dari kayu sebagai pegangan mbah Suparno untuk berjalan menjajakan dagangannya.

Dagangan yang dijajakan mbah Suparno merupakan upahan dari orang, dengan penghasilan yang hanya mendapatkan keuntungan 20.000 itupun jika sudah habis terjual semua. Namun jika tidak habis bahkan tidak laku sama sekali, mbah tak mendapatkan uang dan pulang dengan tangan kosong. “Kalau dagangan saya laku semua, alhamdulillah mas, saya bisa kebeli beras untuk makan. Tapi kalo enggak ada yang laku, saya ambil satu bungkus buat ganjel perut saya yang sedari pagi belum makan” tutur mbah Suparno

Ketika berjualan ada saja ujian yg diterpa oleh mbah Parno, banyaknya cacian bullyan bahkan hinaan yang dilontarkan oleh manusia yang tidak memiliki hati nurani kepada mbah Parno semasa hidupnya. 

“Ada juga mba yang bilang saya disuruh ngemis aja enggak boleh jualan ada juga yg bilang saya manusia kutukan, sakit hati saya sebenarnya. Tapi saya terima dengan ikhlas” tutur mbah Parno 

Mbah Parno tinggal sendiri dirumah yg hanya sepetak, rumah yg dibangunpun berada ditanah orang lain yang diizinkan untuk ditinggali oleh mbah Parno. Tempat tidur mbah Parno terbuat dari kayu dan kain-kain bekas sebagai kasur atau alas. Mbah Parno belum memiliki kamar mandi, jika ingin mandi, mencuci dan sebagainya harus ke sungai terlebih dahulu, dengan kondisi fisik mbah Parno yang seperti ini, Mbah Parno sering sekali terpeleset jika akan ke sungai.

“Rumah saya belum ada kamar mandinya mas, kalau saya mau mandi, mencuci, buang air kecil dan lain-lain saya harus ke sungai” tutur mbah Parno

Sering sekali kaki Mbah Parno merasakan sakit, sampai sering mbah Parno jatuh tersungkur dan dagangan kerupuknya remuk tidak bisa dijual. Mbah parno ingin sekali memiliki usaha dirumah, karena banyak sekali resiko yang didapatkan ketika berjualan di luaran sana, seringnya mbah Parno ditipu, dijambret bahkan diminta uang secara paksa oleh preman-preman, rasa ingin melawan namun apa daya dengan kondisi fisik mbah Parno yang tak memungkinkan untuk melawannya. 

#OrangBaik saya begitu takjub dengan kegigihan Mbah Parno. Yuk bantu perjuangan Mbah Parno dengan cara:

1.⁠ ⁠Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2.⁠ ⁠Masukkan nominal donasi
3.⁠ ⁠Pilih metode pembayaran transfer Bank
4.⁠ ⁠Dapatkan laporan melalui WhatsApp paling lambat 2x24 jam setelah berdonasi. 

Terima Kasih Orang Baik!

Donasi dari galang dana ini juga akan digunakan untuk penerima manfaat anak lainnya di bawah naungan Respek Peduli Lampung.

Penafian : Hasil penggalangan dana ini akan di belikan tanah dan di bangunkan rumah, juga untuk modal usaha, bantuan pangan dan pendidikan. Jika ada kelebihan donasi, akan disalurkan dalam program respek yatim piatu. Informasi lebih lanjut dari penggalangan dana ini, bisa hub 087771838123

Kabar Terbaru

Donatur (124)

Orang Baik1 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 15.286
Orang Baik1 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 14.599
Orang Baik1 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 10.186
Ade Yanie1 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 53.623
nurisky it support1 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 15.162

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close